Hati-Hati, Penjahat Siber Mulai Bidik Perangkat Mac untuk Serangan Malware

Kenyataan ini berdasarkan laporan yang dikeluarkan Fortinet, perusahaan yang sudah lama berkecimpung di solusi keamanan siber berkinerja tinggi. Fortinet belum lama ini memperingatkan bahwa perangkat-perangkat Apple telah menjadi sasaran yang menarik bagi para penyerang dunia siber karena popularitas mereka yang semakin cepat berkembang dan demografi penggunanya.

Hal ini juga didorong karena para eksekutif C-suite dan tim pemasaran lebih cenderung menggunakan Mac. Individu-individu ini tidak hanya berbagi informasi berharga, namun juga sering kali secara teknik kurang paham.

Peluang serangan baru dan vektor ancaman juga membuat target serangan terhadap perangkat Mac menjadi lebih mudah dan lebih atraktif. Misalnya, tim riset ancaman Fortinet FortiGuard Labs mulai melihat pengembangan alat hacking yang menargetkan perangkat lunak cross-compatible.

“Ketika menyangkut tentang keamanan, satu-satunya hal yang konstan adalah perubahan, entah itu bagaimana jaringan berkembang atau bagaimana perubahan ini menciptakan peluang baru bagi para penjahat,” kata Aamir Lakhani, Pakar Strategi Keamanan Senior di Fortinet. “Sangat penting untuk perusahaan mencapai keamanan dari perspektif holistik. Ini termasuk memastikan bahwa setiap perangkat terlindungi dari semua vektor ancaman, termasuk perangkat Mac yang dulu dianggap aman,” tambah Aamir.

Selain itu, munculnya cybercrime-as-a-service semakin memudahkan para penjahat dunia siber untuk meningkatkan operasinya terhadap Mac. Para penjahat dunia siber ini mulai membangun “waralaba”. Alih-alih menargetkan Mac satu persatu seperti di masa lalu, penjahat dunia siber ini sekarang dapat memanfaatkan teknologi pre-built untuk menyerang sejumlah besar korban potensial dengan imbalan pembagian keuntungan di belakang. Saat tebusan untuk satu perangkat mungkin tidak terlalu menguntungkan penjahat profesional, namun memiliki ratusan waralaba yang menargetkan ribuan perangkat setiap hari pasti mendatangkan banyak keuntungan. Pada saat yang sama, kesempatan semacam itu menarik banyak pemain skala kecil, seperti hacker yang bekerja sendiri (lone-wolf) dari rumah orangtua mereka.

Bagikan Berita :