​HBO Tolak Tawaran Garap Serial Lord of The Rings

Bagi penggemar cerita fantasi, tentunya kenal dengan mahakarya dari penulis JRR Tolkien, The Lord of The Rings. Apalagi, karya sang penulis juga laris manis saat diangkat ke layar lebar dalam bentuk trilogi.

Tak ingin kehilangan momentum, muncul wacana bahwa The Lord of The Rings akan dibuat menjadi serial televisi. Salah satu stasiun TV yang ditawarkan untuk menggarap serial ini adalah HBO. Hanya saja, HBO terang-terangan menolak tawaran tersebut. Lantas, apa alasannya?

Menurut laporan Variety, Minggu (3/12), HBO mengaku masih betah mendulang uang dari serial terpopuler sepanjang sejarah mereka, Game of Thrones. Bahkan CEO HBO, Richard Plepler, mengatakan bahwa pihaknya lebih tertarik untuk mengembangkan prekuel Game of Thrones ketimbang membangun universe baru untuk Lord of The Rings yang belum pasti menghasilkan uang melimpah.

“Kami lebih memilih untuk memiliki hak kekayaan intelektual Game of Thrones secara 100 persen. Dan aku juga lebih memilih untuk mengerjakan proyek yang memang sudah lekat dengan merek perusahaan kami,” papar Plepler.

Pasca ditolak mentah-mentah oleh HBO, serial The Lord of The Rings ini pada akhirnya menjadi milik Amazon. Bahkan, situs jual beli online ternama di dunia itu berani mengucurkan dana sebesar USD 250 juta atau setara Rp. 3,3 triliun untuk mengemas serial Lord of The Rings menjadi beberapa season.

Uniknya, Plepler yang mendengar kabar tersebut kembali membuat pernyataan yang menggelitik.

“Kalau aku Jeff Bezos (CEO Amazon), itu cuma uang mainan Monopoli,” pungkasnya.

Bagikan Berita :