Industri Ritel dan Distribusi Paling Banyak Buka Lowongan Pekerjaan

Informasi lowongan pekerjaan banyak sekali dicara orang, terutama bagi para pencari kerja d Indonesia, Oleh sebab itu, di sepanjang periode 1 April – 15 Juni 2017, Jobplanet menampilkan lebih dari 20.000 informasi lowongan kerja dari sekitar 3.000 perusahaan yang terdaftar di situsnya. Hasil ini dikumpulkan oleh JobPlanet sebagai perusahaan yang selalu memberikan informasi seputar dunia lowongan pekerjaan.

Berdasarkan analisis Jobplanet, industri yang paling banyak membuka lowongan pekerjaan dalam periode tersebut adalah industri ritel dan distribusi, dengan jumlah lowongan kerja sebanyak 21% dari total jumlah lowongan kerja yang dipasang di Jobplanet.com. Selain industri ritel dan distribusi, ada beberapa industri lain yang juga banyak membuka lowongan kerja.

Berikut adalah industri-industri yang paling banyak membuka lowongan kerja di Jobplanet:

1. Ritel dan distribusi (21%)

Perusahaan yang termasuk dalam industri ritel dan distribusi antara lain bergerak di bidang perdagangan dan logistik. Termasuk di dalamnya pertokoan, seperti minimarket, supermarket, dan hipermarket.

2. Pariwisata (14,66%)

Perusahaan yang termasuk dalam industri pariwisata antara lain bergerak di bidang perhotelan, restoran, serta hiburan dan rekreasi. Termasuk di dalamnya adalah hotel, restoran, agen perjalanan, serta perusahaan pengelola fasilitas rekreasi.

3. Pelayanan (7,65%)

Perusahaan yang termasuk dalam industri pelayanan antara lain bergerak di bidang jasa, seperti event organizer, wedding organizer, serta perawatan kesehatan dan kecantikan.

4. Perbankan dan keuangan (5,58%)

Perusahaan yang termasuk dalam industri perbankan dan keuangan antara lain bergerak di bidang perbankan, investasi, asuransi, dan pinjaman modal.

5. Manufaktur (4,32%)

Perusahaan yang termasuk dalam industri manufaktur antara lain bergerak di bidang tekstil dan garmen, furnitur, kosmetika, kerajinan, perlengkapan rumah tangga, dan elektronika.

6. Konstruksi dan bangunan (3,10%)

Perusahaan yang termasuk dalam industri konstruksi dan bangunan antara lain adalah perusahaan kontraktor, pengembang properti, dan perencana tata ruang.

7. Teknologi informasi atau TI (2,72%)

Perusahaan yang termasuk dalam industri TI antara lain bergerak di bidang Internet, keamanan jaringan, pengembangan sofware dan aplikasi, telekomunikasi, serta konsultasi TI.

8. Pendidikan (2,70%)

Perusahaan atau lembaga yang termasuk dalam industri pendidikan meliputi perguruan tinggi, sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, serta lembaga-lembaga kursus dan pelatihan.

Bagikan Berita :