Mau Bebas Hipertensi? Ikuti Tips Dari OMRON Ini

Hipertensi masih menjadi momok bagi banyak orang di dunia, termasuk di Indonesia. Penyakit ini bisa dikatakan sebagai “the silent killer” karena bisa menyebabkan kematian. Hipertensi atau tekanan darah tinggi sendiri merupakan penyakit yang berbahaya. Dan yang harus diwaspadai, penyakit ini tidak memilih kelompok usia. Dari yang muda hingga yang sudah berusia senja bisa terkena Hipertensi.

Sampai saat ini, banyak kasus hipertensi yang tidak menunjukkan gejala. Bahkan, menurut data dari WHO, satu dari empat pria dan satu dari lima wanita di dunia menderita hipertensi. Jantung dipaksa untuk memompa darah lebih cepat dan dalam waktu yang lama dan hal ini dapat menyebabkan komplikasi seperti gagal ginjal, stroke, atau gagal jantung.

Nah, agar Anda bisa mencegah hipertensi ini, OMRON memberikan sedikit tips kesehatan. Ada cara yang lebih cerdas untuk mencegah hipertensi. Ini saran OMRON Healthcare Indonesia untuk mencegah dan mengelola “the silent killer”:

1. Mencegah Lebih Baik Daripada Mengobati

Siapa pun dapat memiliki risiko hipertensi. Seseorang mungkin merasa sehat, langsing, atau tidak kelebihan berat badan tetapi semua memiliki tingkat kerentanan yang sama. Jadi, pencegahan adalah cara terbaik untuk menanggulangi hipertensi. Selain gaya hidup sehat, seseorang seharusnya memantau dan mengamati pembacaan tekanan darah mereka secara konsisten. Alat yang memonitor tekanan darah digital (BPM) lebih akurat daripada alat monitor tekanan darah merkuri. Seseorang dapat dengan mudah menggunakan alat monitor tekanan digital sendiri dengan mengikuti instruksi sederhana daripada menggunakan alat monitor tekanan darah merkuri konvensional yang membutuhkan bantuan orang lain.

omron
(OMRON BPM HEM 7130)

 2. Alat Monitor Tekanan Darah Digital Yang Lebih Otomatis Dan Canggih

Sebagian besar alat pengukur tekanan darah digital belum sepenuhnya terotomatisasi dan sepenuhnya digital. Karena itu, pilih alat yang sepenuhnya otomatis dan menggunakan konektivitas nirkabel Bluetooth. Hal ini memungkinkan pengguna untuk dengan mudah mengamati, memantau, dan mencatat tekanan darah mereka. Bahkan, ada alat yang terhubung ke aplikasi seluler sehingga data yang direkam dapat dengan mudah dibagikan dengan staf medis untuk membantu mereka membuat diagnosis dan manajemen yang lebih akurat. Fungsi-fungsi tersebut dapat ditemukan di Smart Elite HEM 7600+ OMRON. Dengan aplikasi seluler Omron Connect, Anda dapat menyinkronkan data / pembacaan secara nirkabel dari perangkat pintar OMRON melalui Bluetooth ke aplikasi dan dapat dengan mudah mengunggah, menyimpan, dan melihat riwayat serta data saat ini dengan dokter dan keluarga.

 

omron2
(OMRON BPM HEM 7130)

3. Tidak Semua Alat Pengukur Darah Digital Sama

Saat ini, pemantauan tekanan darah secara mandiri di rumah tidak lagi menjadi pilihan bagi pasien hipertensi, tetapi sudah menjadi bagian hidup sehari-hari. Idealnya, pengukuran tekanan darah harus dilakukan di pagi hari dan sebelum waktu tidur. Pilih alat yang divalidasi secara klinis dan dilengkapi dengan sensor cerdas (bio sensor), sehingga dapat secara otomatis mengembangkan manset, untuk mengimbangi tekanan darah yang berfluktuasi untuk memastikan hasil yang optimal dan akurat. Dengan data yang akurat, dokter tidak akan terlalu bergantung pada hasil pembacaan klinis. Pasien juga harus dapat mengatasi hipertensi jaket putih, dan dokter akan memiliki gambaran yang lebih jelas tentang kondisi pasien mereka.

4. Perang Melawan Hipertensi

OMRON berkomitmen kepada masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kesadaran mencegah hipertensi. Salah satu upayanya adalah terus mendidik masyarakat dan meningkatkan kesadaran mereka tentang hipertensi dan pentingnya memantau tekanan darah di rumah. Pendidikan ini juga dilakukan melalui pemberitaan di media.

Bagikan Berita :