Selama 2017 Modalku Berhasil Sebar Rp 1 Triliun untuk 2.000 UMKM

Modalku, startup fintech peer-to-peer (P2P) lending pada tahun 2017 nerhasil mencapai total pencairan pinjaman modal usaha sebesar Rp1 triliun bagi 2 ribu UKM di Indonesia, Singapura dan Malaysia. Kini, di tahun 2018, Modalku siap menggarap segmen baru.

Modalku melihat ada tiga segmen yang bakal digarap, yaitu perdagangan (trading), manufaktur dan layanan (service). Dengan demikian, Modalku bisa memperluas akses pinjaman dan semakin gencar mendukung inklusi keuangan di Indonesia.

Seperti diungkapkan oleh dihadapan sejumlah media di Jakarta, (25/1) bahwa hingga diakhir tahun 2017, sekitar 87 persen dari total pencairan Modalku ditujukan bagi industri-industri perdagangan, manufaktur dan pelayanan.

“Melihat hal itu, Modalku mengambil inisiatif untuk menggarap tiga segmen baru yang dianggap potensial. Ini sekaligus cara Modalku untuk lebih berperan aktif dalam memberdayakan UMKM. Sebelumnya, industri lain juga sudah disasar oleh Modalku, yakni kontruksi, kesehatan, F&B dan bahkan pariwisata,” ucap Iwan Kurniawan, Co-founder dan COO Modalku, dikutip dari Mobitekno. “Hingga diakhir tahun 2017, sekitar 87 persen dari total pencairan Modalku ditujukan bagi industri-industri perdagangan, manufaktur dan pelayanan,”lanjut Iwan.

Saat ini,Modalku merupakan platform P2P lending besar di Indonesia dan Asia Tenggara. Selain di Indonesia, Modalku juga beroperasi di Singapura dan Malaysia dengan nama Funding Societies. Sejak awal Juni 2017, Modalku telah resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Bagikan Berita :