Shell Gelar Workshop Untuk Tingkatkan Profit Bisnis Para Dealer dan Bengkel

Shell bekerjasama dengan ASE Group menggelar workshop bertajuk “Shell Profit Workshop – Maximising Profit” untuk para dealer otomotif di Indonesia, khususnya di Jabodetabek. Melalui workshop yang merupakan bagian dari program “Shell Advantage” ini, Shell berharap bisa membantu memaksimalkan profit bisnis para mitra dealer/bengkel di seluruh Indonesia.

Dengan workshop ini, ASE Group akan membantu para dealer menentukan Key Performance Indicator (KPI) untuk bisa meningkatkan profitnya. Menurut catatan ASE Group, kebanyakan dealer mobil memiliki profit 1 persen saja dari angka penjualannya.

“ASE memiliki 13 KPI yang bisa membantu mendorong peningkatan profit dan apabila semuanya dipenuhi oleh para dealer mobil, mereka akan mampu mencapai 3% profit dari penjualannya,” ungkap Edward Satrio, VP Consumer Brand Helix & Advance PT. Shell Indonesia.

Untuk dapat bergabung dalam “Shell Profit Workshop – Maximising Profit” ini, para dealer harus memenuhi beberapa persyaratan diantaranya; bersedia memberikan seluruh data yang dibutuhkan untuk membuat KPI, mengikuti jadwal workshop yang diselenggarakan oleh ASE Global dan para dealer setuju untuk menjalankan rencana yang sudah ditetapkan serta melaksanakan program demi suksesnya rencana yang sudah ditetapkan bersama.

Sejak program Shell Advantage ini dijalankan oleh Shell Lubricants Indonesia bulan Mei lalu, tercatat ada 30 dealer yang lolos kualifikasi untuk dapat bergabung dalam program ini dan selanjutnya mengikuti workshop yang diselenggarakan selama satu hari penuh oleh ASE Group. Mereka adalah para dealer yang selama ini menjadi mitra Shell Lubricants dalam memasarkan berbagai produk pelumas Shell Lubricants seperti Shell Helix dan Shell Advance.

Berdasarkan beberapa kasus yang pernah ditangani oleh ASE Group, kebanyakan dealer memiliki masalah seperti; kurangnya target dan proses review di berbagai level termasuk manajer, tingginya tingkat keluar masuk pegawai, minimnya kemampuan pengelolaan bisnis oleh para staf/karyawan dan pengelolaan bisnis secara reaktif daripada pro-aktif. Shell di Mesir telah menjalin kerjasama dengan ASE dan mengadakan workshop profit untuk para dealernya. Para peserta melihat workshop ini hadir di saat yang tepat saat kondisi pasar otomotif sedang menghadapai tantangan penurunan 15% untuk penjualan mobil baru di tahun 2015 dan terus turun menjadi 50% pada kuartal pertama tahun 2016. Adanya program ini meningkatkan kualitas kerja sama yang telah terjalin baik dengan para mitra dan membantu Shell berada di posisi terdepan dalam channel Franchise Workshop/bengkel resmi dealer mobil.

Setelah Jakarta, program Shell Advantage akan dijalankan Shell Lubricants Indonesia di berbagai kota besar lainnya di Indonesia.

Bagikan Berita :