Tingkatkan Penetrasi Transaksi Non Tunai, OVO Berkolaborasi dengaan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti

OVO, platform pembayaran digital terbesar di Indonesia, memperluas jangkauan transaksi non tunai ke Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Trisakti, Jakarta. Layanan non-tunai OVO dapat digunakan di area kampus mulai hari ini, sebagai upaya pengenalan berbagai kelebihan transaksi non tunai, khususnya bagi mahasiswa dan civitas akademika.

Johnny Widodo, Direktur OVO mengungkapkan, “Tak dapat dipungkiri bahwa ekonomi digital telah menjadi bagian dari keseharian, terlebih bagi kalangan mahasiswa, yang dinamis dan gemar akan hal-hal baru. OVO sangat memahami karakteristik mahasiswa Indonesia yang tanggap perubahan, dan kolaborasi ini tentu semakin mendukung terbentuknya keakraban dan rasa nyaman terhadap transaksi non tunai, berbasis aplikasi digital.”

“STP Trisakti senang sekali menyambut baik kerjasama dengan OVO untuk hadir di lingkungan kampus kami,” ujar Fetty Asmaniati, Ketua STP Trisakti. Sebagai Institusi Pendidikan Tinggi terpercaya di Indonesia yang berada di dalam Ranking Nasional 100 besar, “Kami percaya bahwa adopsi pembayaran non tunai dengan OVO akan membawa nuansa baru di kalangan STP Trisakti, termasuk menghadirkan berbagai kemudahan dan pengalaman baru di lingkungan kampus.”

OVO menghadirkan cashback 30% untuk transaksi pada merchant-merchant di area kantin STP Trisakti, dalam rangka peluncuran kerjasama ini. Diharapkan, kerjasama ini semakin mendorong adopsi transaksi non tunai, sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Non Tunai yang dicanangkan pemerintah.

Saat ini OVO sudah tersedia di 115 juta perangkat di 303 kota di seluruh Indonesia dan menjadi satu-satunya platform dengan pembayaran yang paling banyak diterima di toko-toko ritel offline, platform O2O dan e-commerce. OVO telah hadir di 90% mal di Indonesia, termasuk hypermarket, department store, kedai kopi, bioskop, operator parkir, jaringan rumah sakit terkemuka, dan mendukung layanan transportasi bersama Grab.

Bagikan Berita :