Berkat Inovasi dan Teknologi, Samsung Dapat Penghargaan Global CSR Awards 2020

2020 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi hampir semua industri. Namun hal tersebut tidak menyurutkan Samsung Electronics Indonesia dalam mewujudkan better society melalui inovasi dan teknologi. Atas usahanya tersebut, Samsung mendapatkan rekognisi dalam bentuk penghargaan Platinum untuk kategori Excellence in Provision for Literacy & Education dan Gold untuk kategori Best Community Programme di ajang Global CSR Awards 2020.

Penghargaan Excellence in Provision for Literacy & Education diberikan atas kontribusi Samsung mendukung perbaikan kualitas pendidikan Indonesia yang sejalan dengan industri 4.0 melalui Samsung Innovation Campus. Sedangkan, kategori Best Community Programme terbaik diberikan kepada SEIN untuk kontribusinya membantu meningkatkan produktifitas masyarakat melalui program pelatihan teknologi digital pada Samsung OneWeek dan community engagement dengan mempercantik Kampung Kamal Muara. Kedua kegiatan ini merupakan bagian dari Employee Volunteer Program.

“Ini kali ke-5 kami mendapatkan penghargaan Global CSR Awards 2020, dan ini merupakan kabar baik bagi kami di SEIN, bahwa di tengah situasi yang penuh tantangan saat ini program serta kegiatan yang kami lakukan dapat tetap berkontribusi untuk masyarakat khususnya di dunia pendidikan. Ke depannya, kami ingin menyentuh lebih banyak lagi lapisan masyarakat. Harapannya, apa yang kami lakukan ini bisa terus memberikan dampak yang positif. Terutama untuk generasi penerus bangsa,” ujar Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia.

Global CSR Awards 2020 adalah program penghargaan paling bergengsi di Asia untuk kegiatan Corporate Social Responsibility. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan dan juga penghormatan atas produk, layanan, dan program yang luar biasa, dan inovatif dari perusahaan-perusahaan di seluruh dunia. Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa kriteria. Mulai dari dampak program terhadap komunitas, keberlanjutan program, inovasi program, hingga kontribusi program untuk perusahaan.

Samsung Innovation Campus Ciptakan Lulusan Siap Hadapi Industry 4.0

Untuk melanjutkan komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia, SEIN menjalankan Samsung Innovation Campus (SIC) yang memberikan materi coding dan programming, agar sekolah dapat menyesuaikan kurikulum tingkat lanjut sehingga dapat mengasah dan mempersiapkan lulusannya untuk bersaing di era industri 4.0, khususnya yang berbasis sains.

Adapun 3 kurikulum utama yang diberikan melalui program SIC adalah Coding dan Programming, AI (Artificial Intelligence), serta IoT (Internet of Things). Program ini sudah dijalankan di 4 sekolah yaitu SMA BINUS Serpong, SMA BINUS Simprug, SMK Al Huda Kediri, dan SMK Negeri 1 Geger Madiun, dengan total 132 siswa dan 12 guru yang menjadi penerima materi. Program SIC akan menargetkan 13 sekolah untuk periode berikutnya.

Tingkatkan Produktivitas Lewat Program Samsung OneWeek

Salah satu kriteria pelaksanaan CSR yang baik adalah dengan adanya keterlibatan dari karyawan. Untuk itu, SEIN mengadakan Samsung OneWeek yang merupakan bagian dari kegiatan global Samsung Employee Volunteer Program (EVP) tahunan. Melalui program ini, Samsung memberikan kesempatan kepada seluruh karyawan untuk dapat berperan aktif. Terutama dalam kegiatan sosial, dengan berbagi ilmu dan keahlian untuk membantu masyarakat.

Indonesia ditunjuk sebagai salah satu penerima Samsung OneWeek Program pada tahun 2019, dimana 38 relawan yang terdiri dari 29 karyawan Samsung Electronics Co., Ltd, 6 mahasiswa Korea, 1 paramedis dari Samsung Hospital, dan 2 mitra LSM dari Better World Korea datang langsung ke Indonesia untuk ikut serta. Selain para relawan tersebut, program ini juga diikuti oleh 15 orang mahasiswa dari Universitas Pendidikan Indonesia jurusan Bahasa Korea yang ikut menjadi penerjemah.

Materi yang diberikan lewat program Samsung OneWeek adalah mengenai dasar-dasar pemasaran dan cara menggunakan smartphone, internet, serta media sosial. Hal ini dilakukan untuk mendukung pemasaran produk. Selain itu, program ini juga memberikan sesi khusus fotografi dengan menggunakan ponsel. Peserta diajarkan teknik pengambilan gambar hingga memanfaatkan pencahayaan di rumah. Dengan begitu, produk yang difoto bisa terlihat lebih menarik saat dipromosikan.

Pelatihan ini diberikan kepada para pemilik usaha yang memiliki keterbatasan ekonomi dan menggantungkan kesejahteraan pada usaha yang dirintisnya. Program dalam bentuk pelatihan ini diharapkan benar-benar berdampak positif bagi kondisi perekonomian. Peserta terkumpul sebanyak 84 peserta dari 200 pemilik usaha. Program yang dihadirkan Samsung ini bekerja sama dengan Universitas Indonesia ini.

Sejak diluncurkan pada tahun 2010, sudah lebih dari 1.500 karyawan yang berpartisipasi pada EVP. Ini memberikan manfaat bagi 43 negara, termasuk Indonesia.

Program Community Engagement untuk Warga Kampung Kamal Muara

Selain Samsung OneWeek, SEIN juga secara konsisten menyelenggarakan Samsung Global Volunteering Month (GVM). Memperingati 50 tahun Samsung Electronics, SEIN mengundang  Samsung Member untuk mengikuti program sukarela. Acara dilakukan di kampung nelayan Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara atau dikenal dengan ‘Kampung Pelangi Kamal Muara’.

Program yang dilakukan meliputi pengecatan mural untuk mengembalikan warna dan keindahan kampung pelangi. Selain itu, ada juga pelatihan media sosial dan digital bagi anak-anak muda dan ibu rumah tangga. Ini untuk  mendukung usaha skala kecil mereka. Contohnya seperti makanan dan kerajinan tangan, perbaikan TPA sementara, workshop penanaman kebun hidroponik, dan donasi produk Samsung (Smart TV dan Galaxy Tab) untuk membuat konten yang dapat menarik lebih banyak wisatawan datang ke Kampung Pelangi.

Kegiatan ini juga mendukung dan melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah di tahun 2016. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari wisata Batavia Lama. Aktivitasnya tidak hanya lukisan mural yang dapat memberikan manfaat untuk menarik lebih banyak pengunjung ke Kamal Muara. Pelatihan digital yang diberikan juga membuka potensi masyarakat lebih besar lagi. Mereka jadi mampu memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk lebih dekat dengan konsumen dan dapat membuat konten viral untuk dipamerkan.

Bagikan Berita :